MEDIA INFORMASI CIBITUNG SUKASARI - MEDIA INFORMASI CIBITUNG SUKASARI - MEDIA INFORMASI CIBITUNG SUKASARI

Rabu, 11 Februari 2015

DUSUN CIBITUNG SUKASARI BERBENAH, BALAI PERTEMUAN MULAI DIRENOVASI



Kampung Cibitung (10/02). Beberapa waktu ke belakang, kondisi wilayah Dusun Cibitung, Desa Sukasari Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, sangat berbeda dengan dusun-dusun lain di desa tetangga. Dusun yang berada lumayan jauh dari ibu kota kabupaten ini, memang mengalami fase sulit, menyertai lambannya pembangunan infrastruktur hingga tak ada perubahan perwajahan dari dusun itu.
Perlahan tapi pasti, dusun ini mulai berbenah dengan geliat membangun berbagai sarana dan prasarana. Dimulai dengan pembangunan gedung Posyandu melalui program PNPM pada tahun anggaran 2008, pengaspalan jalan umum melalui program PNPM tahun anggaran 2012, sarana pendidikan keagamaan (madrasah), juga pembangunan balai dusun. Pemerintahan dusun dipimpin Kepala Dusun (Kadus) Karnadi, berupaya memainkan peran sebagai motivator, fasilitator, penggerak pembangunan dengan membentuk Panitia Pembangunan yang didukung kepedulian masyarakatnya.
Satu hal yang menjadi catatan dialami dusun ini, bangunan balai dusunnya rusak parah, hingga tak ayal membuat aktivitas pelayanan masyarakat dan kegiatan musyawarah untuk pembangunan di dusun sedikit terganggu lantaran tak adanya ruang yang aman, nyaman dan refresentatif.
Alhamdulilah, kini dengan dukungan dari unsur pemerintahan dusun, serta seluruh elemen masyarakat, akhirnya Panitia Pembangunan Dusun Cibitung yang dimotori oleh Bapak Maman Setiaman dapat memulai program rehabilitasi Balai Dusun Cibitung yang pengerjaannya telah dimulai sejak hari Kamis (05/02) yang lalu.

 Foto Renovasi Balai Dusun Cibitung

Namun demikian, pembangunan sarana prasarana umum di Dusun Cibitung sampai saat ini belum seluruhnya tersentuh. Pasalnya, masih banyak target yang harus dicapai, misalnya penataan halaman masjid dan balai dusun, beberapa titik ruas jalan lingkungan ada yang belum dibatu, perbaikan jaringan irigasi dan sebagainya. Kepala Dusun Cibitung berharap agar masyarakat antusias terhadap pembangunan ini dan dapat mengoptimalkan potensi SDM para pemuda, yang berpotensi untuk bersama-sama membangun daerah, berbuat sesuatu bagi Dusun Cibitung.
Penulis : Soleh Hidayat

Sabtu, 24 Januari 2015

Jalan Cibitung Belum Dipasang Lampu PJU


Kampung Cibitung (24/01) - Fasilitas umum seperti Lampu Penerang Jalan Umum (PJU) sudah selayaknya dinikmati masyarakat, baik itu diperkotaan maupun di pedesaan. Namun lain halnya dengan Jalan Dusun Cibitung Desa Sukasari Kecamatan Tambaksari, hingga kini jalan tersebut belum dilengkapi dengan fasilitas tersebut. Padahal jalan tersebut merupakan jalur utama untuk menuju ke Ibu Kota Kecamatan. Saat malam hari kondisi Jalan Cibitung gelap gulita, yang bisa mengakibatkan terjadi kecelakaan dan rawan kejahatan. Sehingga masyarakat harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan tersebut.


Foto Ilustrasi PJU

Terdapat tiga titik jalan yang perlu segera dipasangi Lampu PJU, yakni :

  1. di jalan tikungan yang merupakan tikungan tajam dan posisinya jauh dari rumah warga,
  2. di Jalan Simpang Tiga yang merupakan jalur persimpangan yang rawan kecelakaan, dan
  3. di depan Masjid Al-Barokah Cibitung. 

Hal itu membuat masyarakat Dusun Cibitung yang diwakili oleh Kepala Dusun Cibitung, Bapak Karnadi meminta kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk memasang PJU di kawasan itu. Apalagi beberapa Dusun lain di desa Sukasari  telah dipasangi lampu PJU.

"Ieu teh jalan umum, tapi lamun peuting teh mani mebleng (poek). Ieu mah kudu dipasang merkuri supaya anu liwat peuting teu keueung”. (Jalan itu sering dilalui oleh masyarakat sekitar dan umum. Namun saat ini kondisi jalan itu pada malam hari gelap gulita, dan itu perlu adanya pemasangan fasilitas PJU, sehingga masyarakat merasa nyaman jika melintas kawasan itu) ujar salah seorang warga.

Oleh sebab itu, warga sangat berharap sekali kepada Pemerintah Kabupaten Ciamis dan PLN untuk sesegera mungkin memasang PJU, hal itu untuk mengantisipasi kecelakaan dan tidak kejahatan. "Kalau jalan itu gelap, tentu masyarakat jadi takut saat melintas. Karena itu bisa memicu tindak kejahatan," ujar warga lainnya.